Kesimpulan tentang obesitas

Mutasi gen terjadi pada kromosom ke 15 yang mengatur nafsu makan. Penanganan obesitas bisa lebih cepat dilakukan, serta orang tua bisa mengakses materi konseling dan dapat diprint.

Orang mungkin makan berlebihan ketika depresi, merasa putus asa, marah, bosan, dan berbagai sebab lain yang sebenarnya tidak butuh makan. Adapun faktor-faktor lain yang berpengaruh dalam obesitas adalah gaya hidup dan konsumsi pangan, gaya hidup sendetari unsur gerak fisik sangat minimbeban mental stress dan lingkungan.

Jika Anda melakukannya, kebiasaan itu akan menjadi pola hidup bagi anak-anak Anda, yang akan terbawa hingga dewasa. Resiko kesehatan yang berhubungan dengan obesitas akan meningkat sejalan dengan meningkatnya angka BMI: Kegemukan dapat diketahui dengan mengukur jumlah lemak seluruh tubuh menggunakan alat impedans atau mengukur ketebalan lemak di tempat-tempat tertentu menggunakan alat kaliper.

Pola napas tak efektif yang berhubungan dengan penurunan ekspansi paru, nyeriansietaskelemahan dan obstruksi trakeobronkial 3. Selanjutnya data hasil laboratorium akan diakses dan ringkasan hasil visite akan diprint sebagai dokumentasi. Memasaklah dengan metode rendah lemak, seperti memanggang dan mengukus, ketimbang menggoreng.

Faktor Psikologis Pada beberapa individu akan makan lebih banyak dari biasa bila merasa diperlukan suatu kebutuhan khusus untuk keamanan emosional security food. Gangguan pernafasan bisa terjadi pada saat tidur dan menyebabkan terhentinya pernafasan untuk sementara waktu tidur apneusehingga pada siang hari penderita sering merasa ngantuk.

Untuk mengangkat zat-zat gizi. Karena adanya serat-serat ini, enzim-enzim tidak bisa masuk untuk memecah protein. Para dokter-dokter memiliki definisi tersendiri tentang obesitas, di antaranya yaitu: Penyakit-penyakit apa saja yang timbul akibat obesitas?

Bagaimana cara pengukuran Obesitas? Klasifikasi protein dapat pula dilakukan berdasarkan fungsi fisiologiknya, berhubungan dengan adanya dukunagn bagi prtumbuhan badan dan bagi pemeliharan jeringan: Pembentukan sel lemak baru terjadi segera setelah derajat hypertropi mencapai maksimal dengan perantaraan suatu sinyal yang dikeluarkan oleh sel lemak yang mengalami hypertropik.

Program yang dipilih harus meliputi perubahan kebiasaan makan dan aktivitas fisik yang permanen, untuk merubah gaya hidup yang pada masa lalu menyokong terjadinya penambahan berat badan. Memilih program penurunan berat badan yang aman dan berhasil.

Faktor obat-obatan.Penyebab Obesitas. Obesitas terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan dan minuman tinggi kalori tanpa melakukan aktivitas fisik untuk membakar kalori berlebih tersebut. Kalori yang tidak digunakan itu selanjutnya diubah menjadi lemak di dalam tubuh, sehingga membuat seseorang mengalami pertambahan berat badan hingga akhirnya obesitas.

Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan berdasarkan beberapa pengukuran tertentu.

Obesitas pada anak adalah kondisi medis pada anak yang ditandai dengan barat badan di atas rata-rata dari Indeks Massa Tubuhnya (Body Mass Index) yang di. Sehingga dapat menimbulkan penyakit seperti kwasiorkor, marasmus, dan obesitas.

Oleh karena itu, selain untuk memenuhi tugas dalam mata kuliah "dasar-dasar ilmu gizi" ini, penulis mengangkat judul tentang Protein, karena protein merupakan zat paling penting yang harus ada dalam tubuh manusia. Sep 06,  · Obesitas merupakan suatu keadaan fisiologis akibat dari penimbunan lemak secara berlebihan di dalam tubuh.

Saat ini gizi lebih dan obesitas merupakan epidemik di negara maju, seperti Inggris, Brasil, Singapura dan dengan cepat berkembang di negara berkembang, terutama populasi kepulauan Pasifik dan negara Asia tertentu/5.

Pada dasarnya makalah ini disusun dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada mahasiswa tentang Obesitas pada Anak.

Makalah Obesitas

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya.

Kritik konstruktif dari pembaca sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya. Di seluruh dunia, prevalensi kegemukan telah mengalami peningkatan lebih dari dua kali lipat antara tahun hingga Pada tahun10% pria dan 14 % wanita di dunia mengalami obesitas.

Diperkirakan juta laki-laki dan juta wanita di atas usia 20 tahun mengalami obesitas.

Kesimpulan tentang obesitas
Rated 4/5 based on 70 review